Minggu, 15 Desember 2013

Harga jual Lele Sangkuriang Rendah? coba jadikan Fillet Ikan

Banyak konsumen ikan memang agak riskan membeli ikan lele yang masih hidup, selain tak berani membersihkannya karena masih dalam keadaan hidup takut di patil, juga tak sedikit pula yang merasa sangat repot membersihkan ikan yang satu ini.

Fillet ikan lele Sangkuriang kini menjadi pilihan banyak konsumen pasar modern seperti di supermarket, swalayan maupun minimarket di Indonesia dengan harga yang jauh lebih mahal ketimbang membeli ikan lele yang masih hidup di pasar ikan tradisional. Sementara di negara-negara maju, fillet ikan lele telah lama di sukai masyarakatnya.

analisis, panduan, panen, pasca panen, pemasaran, tips dan trik
Ketimbang pusing mikirin harga ikan lele konsumsi yang harganya tak naik-naik di daerah masing-masing, kenapa tidak kita coba olah sendiri saja hasil panen ikan lele kita dalam bentuk fillet yang dikemas dengan plastik dan di titipkan beberapa kilogram pada lemari es ikan sejumlah supermarket dan mini market, ataupun ditawarkan kepada hotel dan restaurant di daerah kita masing-masing?

Siapa tau dengan bentuk fillet, ikan lele semakin digemari oleh masyarakat Indonesia, bila perlu dalam packing fillet ikan lele juga disertai beberapa foto copy brosur tentang resep masakan ikan lele yang enak untuk bisa dicoba oleh para konsumen.

Jika di daerah teman-teman belum pernah terdapat produk fillet ikan lele di pasaran, tidak ada salahnya melakukan promosi fillet ikan lele secara gratis dahulu di swalayan, supermarket dan minimarket yang disertai dengan resep2 masakan ikan lele fillet yang maknyuss dengan merek dagang sendiri.

Apabila konsumen mulai menyukainya, maka bukan hanya kolam-kolam pembesaran ikan lele Sangkuriang saja yang teman-teman miliki, tetapi sekaligus teman-teman dapat merekrut warga lokal menjadi tenaga kerja untuk ikut membantu mengolah ikan lele Sangkuriang menjadi fillet.

Trus bagaimana cara memfilet lele? klik disini: Tips - Cara mem-fillet Ikan Lele Sangkuriang

Sumber:  Achmad Jauhari Arie II (Komunitas Lele Sangkuriang)

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers

Jumat, 13 Desember 2013

Resep - Ikan Lele Bakar Asam Mangga

Satu lagi olahan lele (bisa sangkuriang atau strain yang lain) yang bisa anda aplikasikan dirumah. Resep yang satu ini berasal dari negara tetangga Malaysia. Namanya Ikan Lele Bakar Asam Mangga. Silahkan disimak:

resep, ikan bakar, lele bakar, lele sangkuriang

Bahan-Bahan :

  1. 1 ekor ikan Lele Sangkuriang dicuci bersih.
  2. sedikit garam
  3. sedikit kunyit serbuk

Cara Pengolahan Ikan Lele :

Lumurkan garam dan kunyit pada ikan Lele Sangkuriang kemudian bakar /panggang sehingga garing.

Bahan Air Asam :
  1. 1 genggam asam jawa – diperas dan diambil airnya
  2. 1 cawan air
  3. 4 buah cabai rawit digiling halus.
  4. 2 buah cabai merah digiling
  5. 1 buah tomat dirajang
  6. sedikit garam dan gula
  7. sedikit terasi/belacan, dibakar dahulu kemudian digiling
  8. 1/2 buah lemon, boleh gantikan dgn jeruk manis

Bahan lain :

  1. 1 buah bawang besar, dipotong dadu ataupun dirajang
  2. Tomat dipotong-potong panjang
  3. 1 buah cabai merah di iris tipis

Cara Membuat :

  1. Campurkan semua bahan air asam diatas dalam blender dan giling sampai halus, kemudian campurkan semua bahan yang digiling halus tadi dgn cabai merah yang dipotong tipis dan juga bawang, tomat yang dipotong-potong.
  2. Aduk semua bahan dan hidangkan bersama dgn ikan Lele Sangkuriang bakar tadi.

Selamat mencoba dan selamat menikmati.

Sumber : Nur Suhainiza Ramli, Kuala Lumpur, Malaysia. Komunitas Lele Sangkuriang

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers

Kamis, 12 Desember 2013

Penggunaan Pupuk Kandang untuk Menumbuhkan Plankton

Pupuk kandang ialah olahan kotoran hewan, biasanya ternak, yang diberikan pada lahan pertanian untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah. pupuk kandang adalah pupuk organik, sebagaimana kompos dan pupuk hijau.

Selain menjadi salah satu dari masukan dalam bercocok tanam, pupuk kandang merupakan bahan baku bagi berbagai resep pupuk organik cair.

pupuk kandang, kolam lele, lele sangkuriang
Pupuk kandang (wikipedia.org)
Zat hara yang dikandung pupuk kandang tergantung dari sumber kotoran bahan bakunya. pupuk kandang ternak besar kaya akan nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium, dan kalsium. pupuk kandang ayam memiliki kandungan fosfor lebih tinggi. Namun demikian, manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik.
Ppupuk kandang yang berasal dari Kotoran Hewan untuk menumbuhkan plankton pada budidaya ikan lele (baik lele sangkuriang ataupun lele jenis lainnya) lebih aman digunakan karena :
  • berasal dari bahan organik (bukan kimia)
  • tidak akan meningkatkan COD (yang menyebabkan kadar oksigen terlarut berkurang)
  • tidak meracuni ikan akibat akumulasi NH3 dan NO2
  • tidak terikat dengan lumpur didasar kolam yang dapat meningkatkan keasaman tanah

Penggunaan pupuk kandang memang terkadang akan menyebabkan tumbuhnya bakteri patogen di kolam, untuk itu 1-2 hari sebelum bibit masuk perlu dilakukan sterilisasi pada air kolam untuk membunuh virus bakteri dan jamur pada kolam.

Dan menumbuhkan bakteri positif pada kolam dengan probiotik yang disiramkan ke kolam. Untuk sterilisasi air kolam dapat menggunakan EM4, sedangkan untuk mengisi bakteri positif pada air kolam dapat menggunakan bahan bahan herbal untuk meminimalkan amoniak dan bahan beracun lainnya.

Catatan:  pupuk kandang dan Kotoran hewan secara fungsi itu berbeda, pupuk kandang adalah kotoran hewan yang sudah melalui proses fermentasi terlebih dahulu (bakteri patogen sudah mati).

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers

Rabu, 11 Desember 2013

Meningkatkan Oksigen Terlarut pada Air Kolam Lele

Air mengandung oksigen dalam jumlah yang tertentu, tergantung dari kondisi air itu sendiri, Oksigen juga memegang peranan penting sebagai indikator kualitas perairan, karena oksigen terlarut berperan dalam proses oksidasi dan reduksi bahan organik dan anorganik dalam air. Selain itu, oksigen juga menentukan kondisi biologis yang dilakukan oleh organisme aerobik atau anaerobik. Dalam kondisi aerobik, peranan oksigen adalah untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dengan hasil akhirnya adalah nutrien yang pada akhirnya dapat memberikan kesuburan perairan.

Meningkatkan Oksigen Terlarut pada Air Kolam Lele
Gambar: greenerpackage.com
Sebagaimana diketahui bahwa oksigen berperan sebagai pengoksidasi dan pereduksi bahan kimia beracun menjadi senyawa lain yang lebih sederhana dan tidak beracun. Disamping itu, oksigen juga sangat dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk pernapasan. Organisme tertentu, seperti mikroorganisme, sangat berperan dalam menguraikan senyawa kimia beracun rnenjadi senyawa lain yang Iebih sederhana dan tidak beracun.


Beberapa proses yang menyebabkan masuknya oksigen ke dalam air yaitu:
  1. Diffusi oksigen dari udara ke dalam air melalui permukannya, yang terjadi karena adanya gerakan molekul-molekul udara yang tidak berurutan karena terjadi benturan dengan molekul air sehingga O2 terikat didalam air. Proses diffusi ini akan selalu terjadi bila pergerakan air yang mampu mengguncang oksigen, karena kandungan O2 didalam udara jauh lebih banyak. Menurut penelitian, air murni 1000 cc pada suhu kamar mengandung 7 cc O2, sedangkan udara murni suhu pada kamar mengundang 210 cc O2. Dari gambaran tersebut, maka air relatif mudah melepaskan O2 ke udara.

    Dari imbangan tersebut di atas dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut:
    • Tercapainya imbangan O2 di air dan di udara, tergantung dari jumlah molekul-molekul zat (garam-garam) yang larut di dalam air (dalam satuansatuan tertentu), sebab jumlah tersebut yang menentukan kemungkinan terbentuknya molekul-molekul dan menentukan pula jumlah banyaknya molekul-molekul gas yang meninggalkan air lagi. Air yang mengandung garam-garam pada kadar O2 yang rendah saja sudah dapat seimbang dengan udara lebih cepat, bila di bandingkan dengan air suling.
    • Kemungkinan bertubrukan molekul air di tentukan oleh suhu air. Makin tinggi suhu air,makin rendah jumlah oksigen yang dapat di kandung/ di ikat oleh air. Artinya; jika suhu air tinggi, maka air itu dengan kadar oksigen yang rendah saja sudah dapat seimbang dengan udara, sehingga penambahan oksigen lebih lanjut tidak akan meningkatkan oksigen terlarut dalam air. Dalam kegiatan budidaya ikan sifat tersebut penting artinya, terutama dalam pengangkutan ikan hidup, pemeliharaan ikan di akuarium, atau pemeliharaan ikan secara tertutup pada Recyle Sistem.
    • Pada pengangkutan ikan sebaiknya dilakukan pada pagi/sore hari waktu suhu udara masih relatif rendah, sehingga goncangan airnya yang terjadi akan mampu meningkatkan difusi 02 kedalam air. Pada pemeliharaan ikan diakuarium atau pada tempat yang terbatas, pemberian lampu, yang mengakibatkan suhu air meningkat, akan menurunkan kemampuan air mengikat.
  2. Diperairan umum, pemasukan oksigen ke dalam air terjadi karena air yang masuk sudah mengandung oksigen, kecuali itu dengan aliran air, mengakibatkan gerakan air yang mampu mendorong terjadinya proses difusi oksigen dari udara ke dalam air.
  3. Hujan yang jatuh,secara tidak langsung akan meningkatkan O2 di dalam air, pertama suhu air akan turun, sehingga kemampuan air mengikat oksigen meningkat, selanjutnya bila volume air bertambah dari gerakan air, akibat jatuhnya air hujan akan mampu meningkatkan O2 di dalam air.
  4. Proses Asimilasi tumbuhtumbuhan. Tanaman air yang seluruh batangnya ada didalam air di waktu siang akan melakukan proses asimilasi, dan akan menambah O2 didalam air. Sedangkan pada malam hari tanaman tersebut menggunakan O2 yang ada didalam air.

Pengambilan air O2 didalam air disebabkan oleh:
  • Proses pernafasan binatang dan tanaman air.
  • Proses pembongkaran (menetralisasi) bahan-bahan organik.
  • Dasar perairan yang bersifat mereduksi, dasar demikian hanya dapat di tumbuhi bakteri yang anaerob saja, yang dapat menimbulkan hasil pembakaran.

Menurut Brown (1987) peningkatan suhu 1o C akan meningkatkan konsumsi oksigen sekitar 10%. Hubungan antara oksigen terlarut dan suhu dapat dilihat pada Tabel 1. yang menggambarkan bahwa semakin tinggi suhu, kelarutan oksigen semakin berkurang.

Tabel 1

Sumber: facebook.com/tokomajubersama (dengan beberapa tambahan)

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
Salam Patilers

Minggu, 08 Desember 2013

ARTEMIA - Pakan Larva Lele Pengganti Cacing Sutra

Bagi pembenih lele, pakan alami memang cukup susah untuk di dapatkan, misalnya kutu air, atau cacing sutra. Nah untuk pakan larva, anda bisa gunakan Artimia sebagai bahan pakan bagi Larva Lele anda. Artemia merupakan pakan alami yang banyak digunakan dalam usaha pembenihan ikan dan udang, karena kandungan nutrisinya baik. 

Pakan Larva Lele
Artemia masih tetap merupakan bagian yang esensial sebagai pakan larva ikan dan udang diunit pembenihan. Keberhasilan pembenihan ikan bandeng, kakap dan kerapu juga memerlukaan ketersediaan Artemia sebagai pakan alami esensialnya, serta dengan adanya kenyataan bahwa kebutuhan Artemia untuk larva ikan kakap dan kerapu 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan larva udang, maka kebutuhan cyste Artemia pada tahun-tahun mendatang akan semakin meningkat (Raymakers dalam Yunus, dkk., 1994)

Berikut tata-cara membudidayakan Artemia.

Siapkan botol air mineral ukuran 1 liter dan potong bagian bawah botol. Kemudian gunakan tali untuk gantungan botol. Lubangi tutup botol untuk penempatan selang udara Oxygen.
Pakan Larva Lele

Siapkan Garam Ikan 1 sendok makan.
Pakan Larva Lele

Masukkan Garam 1 Sendok makan ke dalam botol.
Pakan Larva Lele

Siapkan 1 sendok SERA Artemia Mix atau Supreme Plus.
Pakan Larva Lele

Masukkan SERA Artemia Mix atau Supreme Plus ke dalam botol .
Artemia, Pakan Larva Lele

Masukan Air Mineral Bersih pada botol hingga hampir penuh.
Artemia, Pakan Larva Lele

Hidupkan mesin pompa udara untuk mensuplai Oxygen pada botol

Artemia, Pakan Larva Lele

Biarkan proses itu bekerja selama 24 jam
Artemia, Pakan Larva Lele

Setelah 24 jam. matikan mesin pompa udara, dan biarkan air dalam botol diam sekitar 20 menit. Bayi Artemia akan mengendap atau berada di bagian bawah botol.
Artemia, Pakan Larva Lele

Selanjutnya saring Artemia yang berwarna orange itu dengan saringan kain yang paling halus (boleh pakai saringan teh), Bilas Artemia dengan air mineral bersih pada saat masih di dalam saringan yang sama sebanyak 2 kali. Selanjutnya Artemia siap diberikan kepada Larva Lele atau Larva Ikan Hias sebagai pengganti Cacing Sutra yang sulit diperoleh dan sedikit repot dalam pembudidayaannya.

Artemia, Pakan Larva Lele

    Semoga Berkah dan Bermanfaat

    Sumber: Komunitas Lele Sangkuriang

    Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
    Salam Patilers

    Rabu, 04 Desember 2013

    Tips - Mencegah Burung Pemakan Benik pada Kolam Pembenihan

    Sudah menjadi hal yang lazim bahwa selain masalah air, pakan penyakit, ada hal yang cukup mengkhawatirkan bagi setiap pembudidaya lele sangkuriang, terutama pembenih. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah datangnya sekelompok burung pemakan ikan yang akan menyambangi kolam.

    Burung pemakan Ikan
    (Sumber: Google Images)

    Serangan burung juga dapat mengakibatkan berkurangnya jumlah lele yang di pelihara walaupun tidak semua jenis burung memangsa lele yang naik kepermukaan air, ada beberapa jenis burung yang memangsa lele dengan ciri fisik yaitu memiliki paruh yang cukup panjang dan kaki yang  panjang seperti burung bangau sebenarnya untuk mencegah hama burung tidak sulit. 

    Cara pencegahan dapat di lakukan dengan cara memasang jaring atau memasang tali yang melintang dari sisi kolam yang satu ke sisi lainnya. Pemasangan tali seperti ini cukup ampuh untuk menghalangi burung mencapai permukaan air. Karena burung akan terhalangi ketikan akan mencapai permukaan kolam dan pergi.

    Semoga bermanfaat..

    Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
    Salam Patilers

    Minggu, 01 Desember 2013

    Benarkah tidak boleh memberi makan lele terlalu pagi?

    Judulnya sudah menjelaskan detail pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh banyak pembudidaya lele Sakuriang terutama yang mengimplementasikan Teknik Organik. Memang menurut beberapa pelatihan dan petunjuk yang saya dapatkan, pemberian pakan lele tidak boleh terlalu pagi. Hal ini dikarenakan akan mengakibatkan banyak masalah bagi lele itu sendiri.



    Ah Masa sih? hehe boleh percaya boleh tidak, tapi mari kita telusuri alasannya mengapa kita tidak boleh memberi makan lele terlalu pagi.

    Pertama Kondisi air yang masih dingin, berbeda dengan malam hari, suhu kolam akan berubah dari Panas ke dingin, artinya lele memang harus diberikan asupan makanan supaya ada energy yang bisa digunakan untuk menghadapi suhu dingin ini. Nah pada Pagi hari, Keadaan sebaliknya terjadi, Air akan berubah dari Dingin ke hangat. Nah perubahan ini yang harus di waspadai agar tidak memberi makan lele pada saat-saat seperti ini. 

    Kedua, dari uraian diatas, jelas parameter tidak boleh memberi makan lele terlalu pagi adalah adanya perubahan suhu dari dingin ke hangat. Perlu diingat bahwa lele adalah binatang yang sensitif akan adanya perubahan, baik suhu, kondisi air, dsb.

    Kalau begitu apakah pemberian pakan pagi minimal harus jam 9 pagi????

    Tidak harus, kalau diperhatikan dari uraian diatas, maka pemberian pakan boleh diberikan setelah suhu air hangat, jadi anda boleh memberikan pakan Jam 9, Jam 8, Jam 7 selama suhu pada kolam lele anda sudah hangat. Bisa hanyat karena mendapat sinar matahari atau hangat karena faktor lain (musalnya lokasi budi daya di dalam ruangan dengan suhu yang relatif hangat)

    Tapi yang jelas "Do It With Your Own Risk", segala sesuatu yang ideal adalah berdasarkan pengalaman probadi yang kita dapatkan, tentunya dengan arahan atau gude line dari pengalaman orang lain yang telah lebih dulu sukses dalam bidang ini.
    Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini
    Salam Patilers